Showing posts with label Cerpen. Show all posts
Showing posts with label Cerpen. Show all posts

Saturday, January 12, 2019

CERITA ANAK "KISAH SI DODO"


Kepada mereka…
sang generasi penerus bangsa
yang sedang menempuh pendidikan di tingkat sekolah dasar
Cerita ini untuk kalian
Semoga bermanfaat
                                                                                        Salam ceria
Rahmadani Er.
************************************
                                                                    
 Kata Pengantar

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan buku cerita bergambar ini dengan tepat waktu. Dalam buku cerita ini, penulis mengangkat topik tentang fenomena kehidupan anak sekolah dasar saat ini yang sebagian besar telah mengenal gadget atau telepon pintar (smartphone).
Buku cerita ini dituls berdasarkan apa yang terjadi saat ini di lingkungan sekitar kita. Kemudahan teknologi memang sangat membantu, namun jika tidak dibarengi dengan sikap bijak maka akan berdampak negative bagi kehidupan terutama bagi anak-anak. Dengan hadirnya buku cerita ini, diharapkan pendidik (orang tua atau guru) lebih bijak dalam mendidik anak dengan memberikan pendidikan yang tepat bagi anak sesuai usianya.
Ucapan terima kasih penulis haturkan kepada semua pihak yang telah membantu demi terselesaikannya buku cerita ini. Oleh karena itu penulis mengundang segenap pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang membangun. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan buku cerita ini selanjutnya.
Akhir kata, semoga buku cerita ini bermanfaat bagi kita semua.

                                                Makassar, 28 Oktober 2017
                                                            Penulis

                                                     Semata Wayang

*************************************************


PROLOG

Kemudahan teknologi terutama penggunaan Smartphone (telpon pintar) atau biasa dikenal dengan gadget memang sangat membantu kehidupan manusia saat ini. Namun apa jadinya jika penggunaan telpon genggam (gadget) sudah masuk kedalaam dunia anak. Bahkan sebagian waktu mereka telah disita oleh penggunaan gadget yang berlebihan. Mereka seakan acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar. Anak lebih banyak menghabiskan waktu didepan layar untuk bermain game online daripada bermain dengan teman sebaya mereka. Bukan hanya di kota bahkan anak-anak dipelosok desa pun sudah dijajah oleh kecanggihan teknologi ini.
Hadirnya buku cerita bergambar ini diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada anak maupun orang tua terhadap bahay penggunaan gadget yang berlebihan. Selain itu diharapkan peran pendidik terutama guru dan orang tua untuk memaksimalkan tugas mereka untuk membimbing maupun mengawasi anak mereka agar tidak diperbudak oleh kecanggihan teknologi di era modrn saat ini. Penulis juga mengajak kepada para pendidik untuk dapat menumbuhkan minat baca anak didiknya dengan memotivasi mereka untuk lebih mencintai dunia baca melalui buku cerita bergambar ini.
Kisah ini merupakan cerita ringan yang biasa terjadi di sekitar kita. Seperti kisah Dodo berikut ini. Dodo adalah termasuk anak orang kaya. Saat Dodo akan naik ke kelas 5, ia berhasil mendapat peringkat pertama di kelasnya , orang tuanya memberikan hadiah berupa smartphone merk ternama. Akhirnya Dodo mempunyai hobi baru yaitu bermain game online menggunakan gadget tersebut daripada belajar maupun bermain dengan teman sebanyanya di lingkungan sekitar rumah.
Apakah akibat yang akan didapat Dodo dari hobi barunya tersebut??? Hmmm, kira-kira apa yah yang akan dilakukan oleh orang tua Dodo melihat kelakuan anaknya tersebut?
Yuk kita simak ceritanya berikut ini…
************************************************************************
Tahun ajaran baru akan segera tiba. Namun sebelum kenaikan kelas tiba, maka terlebih dahulu diadakan ujian kenaikan kelas atau ulangan semester. Pada saat upacara bendera, Ibu kepala sekolah pun menginformasikan kepada siswa-siswanya untuk belajar karena ulangan semester akan diadakan minggu depan. “ Nah anak-anak, minggu depan kita akan mengadakan ujian kenaikan kelas, jadi ibu harap kalian semua harus belajar yang giat yah, baca dan pelajari kembali pelajaran yang sudah diberikan oleh bapak atau ibu guru, utamakan kejujuran dalam mengerjakan ulangannya nanti, serta jangan lupa untuk berdoa” kata ibu kepala sekolah saat memberikan amanat. “iya bu”, seru seluruh siswa secara serempak.

        Ting…ting…ting. Bel tanda pulang sekolah pun berbunyi. Di seluruh ruang kelas pun terdengar suara siswa-siswi melantunkan doa setelah belajar serta mengucap salam sebelum pulang salah satuanya di ruang kelas 4 yang pembacaan doanya dipimpin oleh dodo selaku ketua kelas. Tak lupa pula mereka mencium tangan guru-guru mereka sebelum pulang ke rumah. Masing-masing siswa dijemput oleh orang tua masing-masing, termasuk Dodo yang hari itu dijemput oleh Ayahnya. Dodo adalah salah satu siswa yang berprestasi di kelasnya. Dia selalu berada pada posisi 3 besar di kelas.

      “Assalamualaikum ma”, kata Dodo kepada ibunya yang memang menunggu kedatangan Dodo di teras rumah dengan penuh kehangatan. Dodo memang terlahir dari keluarga yang berada. Kedua orang tuanya sangat menyayangi Dodo. “Ma, minggu depan Dodo sudah ujian kenaikan kelas loh”, cerita Dodo ketika mereka sedang berkumpul di ruang keluarga. “Kalau begitu, Dodo harus lebih giat belajar lagi, buku pelajarannya dibaca dan ingat jangan kebanyakan bermain yah, kata Ayah sambil menasehati anaknya. “Benar kata Ayah, Dodo harus tambah jam belajarnya, kalau Dodo bisa dapat juara 1 saat kenaikan kelas nanti, mama akan belikan Dodo hadiah gadget, kata mama Dodo. “Wahhh benar yah ma janji”, seru Dodo kegirangan.

         Seminggu sebelum ujian kenaikan kelas benar-benar dimanfaatkan Dodo  untuk belajar dengan keras dengan tekad untuk meraih peringkat pertama dan mendapat hadiah gadget yang ia inginkan. Akhirnya ia dapat melewati ujian kenaikan kelas dengan baik. Semua soal-soal ia kerjakan dengan baik disertai kejujuran, hasil yang ia dapat pun sesuai dengan harapannya. Dodo berhasil meraih juara 1 di kelasnya dan naik ke kelas berikutnya yaitu kelas 5. Kedua orang tua Dodo sangat bangga melhat anaknya berprestasi. Akhirnya hadiah gadget pun diberikan kepada Dodo. Perasaan Dodo sangat senang.

                 Semenjak Dodo menerima hadiah dari orang tuanya, perilakunya berubah. Awalnya rajin belajar dan mengerjakan PR, sekarang Dodo berubah menjadi anak yang pemalas. Waktunya ia habiskan untuk bermain gadget. Dodo sangat senang bermain game online menggunakan gadget tersebut sehingga tugas-tugasnya terbengkalai, nilainya menurun, serta sudah jarang bergaul dengan temannya bahkan tidur sampai larut malam, karena hanya terpaku pada gadget yang tak bisa lepas dari tangannya.

              Sebagai akibat dari hobi barunya bermain game online akhirnya nilai Fajar sudah menyaingi nilai Dodo, karena nilai ulangan harian yang diperoleh Fajar sering lebih tinggi daripada dirinya. Akhirnya nilai Dodo menurun serta sering ikut pada kegiatan remedial di kelas, padahal sebelumnya ia mendapat peringkat di kelasnya. Terkadang Dodo menaruh rasa iri kepada Fajar yang memperoleh nilai tertinggi di kelas. Dodo juga sering mengeluh bahwa matanya perih dan sering meneteskan air mata. Itulah akibat jika  kebanyakan bermain daripada belajar. 


Wali kelas Dodo juga merasa heran akan perubahan yang terjadi pada Dodo. Setelah ditelusuri dari informasi orang tuanya ternyata ini disebabkan karena Dodo keseringan bermain game daripada belajar dan menghabiskan waktu dengan gadgetnya di rumah. Wali kelas Dodo pun memanggil Dodo untuk diberikan nasihat dan bimbingan kepada Dodo bahwa apa yang dilakukan Dodo selama ini merupakan perilaku yang tidak baik. “Dodo, ibu minta kamu jangan keseringan main yah, karena itu akan berakibat pada prestasi kamu yang menurun, ibu tau kalau kamu anak yang pintar makanya pertahankan prestasinya yah,” kata ibu guru ketika menasehati Dodo. “iya bu, Dodo janji tidak akan malas lagi dan tidak keseringan bermain, jawab Dodo. Dodo pun berlalu dan kembali ke kelasnya.

Melihat perilaku Dodo yang melewati batas dalam menggunakan gadget, maka orang tuanya pun menyadari bahwa hadiah yang diberikan kepada Dodo bukanlah hadiah yang tepat untuknya di usia Dodo yang masih anak-anak. Karena banyak sekali dampak negative dari penggunaan gadget apalagi bagi anak sesusianya yang baru berumur 10 tahun. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar Dodo. Orang tua  Dodo pun berusaha untuk melepaskan Dodo dari hoby barunya tersebut. Mereka menjelaskan dan memberi pengertian kepada Dodo bahwa menggunakan gadget terlalu lama dapat mengganggu kesehatanya, terutama kesehatan mata karena terlalu lama menatap layar gadget. Selain itu gadget juga dapat menimbulkan kanker akibat radiasi dari gadget tersebut.

Akhirnya orang tua Dodo melarang ia untuk terlalu lama menggunakan gadget untuk bermain online. Dodo diperblehkan bermain game online namun penggunaanya dibatasi, tidak boleh berlebihan dan tetap dalam pengawasan orang tua. Dodo pun menyadari bahwa apa yang dinasehatkan orang tua dan gurunya kepadanya memang benar. Kini Dodo tidak lagi keseringan bermain game di gadget miliknya. Ia juga lebih sering bergaul dengan teman-teman sebayanya di lingkungan sekitar rumah daripada tinggal di rumah hanya untuk bermain gadget.



Melihat perubahan Dodo yang telah kembali seperti dulu, yaitu rajin belajar dan berinteraksi dengan temannya, wali kelas serta orang tua Dodo pun merasa bahagia. Dodo pun tidak lagi merasa tersaingi oleh Fajar karena ia menyadari bahwa menghargai prestasi yang diperoleh teman jauh lebih baik daripada menyimpan rasa iri kepadanya. Dodo pun berusaha unuk memperbaiki nilai-nilainya yang mendapat nilai merah dari beberapa mata pelajaran. Jika Dodo berhasil mempertahankan prestasinya maka orang tuanya pun kembali berjanji untuk memberikan hadiah kepada Dodo. Namun kali ini, bukan lagi hadiah gadget yang akan dia dapatkan melainkan, Dodo akan diajak berwisata ke kebun binatang serta museum terdekat yang tak jauh dari rumahnya. Kegiatan ini lebih bermanfaat unuk Dodo, karena selain menghibur, Dodo juga bisa lebih mnegenal hewan-hewan yang belum pernah ia lihat sebelumnya serta belajar tentang sejarah Indonesia di museum yang ia akan kunjungi. Dodo sangat gembira.

EPILOG

Kini Dodo  bukan lagi anak yang menggilai gadget karena ia sudah tahu akibat buruk dari penggunaan gadget yang berlebihan. Dodo lebih memilih bermain dengan teman sebayanya menggunakan permainan yang lain misalnya bermain bola atau layang-layang di tanah lapang dll. Namun meskipun begitu ia tidak lupa kewajibannya sebagai siswa yaitu giat belajar agar tidak tinggal kelas dan dapat mempertahankan prestasinya.
Dari kisah Dodo diatas kita dapat simpulkan bahwa anak usia sekolah dasar belum cocok untuk menggunakan gadget atau smarthphone karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa perkembangan otak anak yang terlalu banyak terpapar teknologi menyebabkan anak menjadi kurang konsentrasi, mengalami gangguan kognitif dan proses belajar, temperamental serta kurang bisa mengendalikan diri. Bill Gates (pemilik Microsoft) menegaskan bahwa anak seharusnya TIDAK dibolehkan memiliki ponsel pintar atau gadget sebelum usianya 14 tahun.
Sebagai orang tua atau calon pendidik seharusnya mengetahui tindakan atau reward apa yang cocok diberikan kepada anak kita ketika mereka berprestasi, gadget atau telpon genggan bukanlah satu-satunya reward yang dapat diberikan. Kita dapat memilih hadiah lain yang lebih bermanfaat misalnya memberikan buku cerita favorit mereka agar gerakan gemar membaca dapat ditanamkan kepada anak. Selain itu orant tua juga bisa membawa anak-anak mereka untuk jalan-jalan ke tempat yang bisa dijadikan wisata pendidikan dengan begitu dunia anak lebih terbuka untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya serta menumbuhkan sikap sosialnya.
Firman Allah dalam Q.S Al Kahfi : 46 yang berbunyi
Artinya “ harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia”.

Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dari pihak yang terlibat terutama guru dan orang tua dalam hal mendidik anak dengan tepat. Hal ini penting dilakukan demi menata masa depan untuk menuju tujuan hidupnya yaitu mencapai kedewasaan. Karena anak adalah generasi penerus bangsa di masa yang akan datang. 

TTD 
Semata Wayang.

Sunday, February 8, 2015

RASA YANG TERLAMBAT

Rasa Yang Terlambat
Pagi ini begitu cerah. Kurasakan hpq bergetar didekat tempat tidurq,ternyata pesan singkat dari Dina,sahabatq. Dia mengajakku untuk menikmati indahnya pagi minggu ini.Kuambil handuk untuk mandi dan siap-siap segera.Bel diluar sudah berbunyi ternyata yang datang itu adalah Dina,dia akan menjemputq tapi aku belum taw kemnakah dia akan mengajakku pagi ini”.Kita maw kemana?? Tanyaq.”Dah ikut ajah”,katanya.Aku Cuma ikut aja dari belakang tanpa taw arah kemanakah dya akan membawaq pagi ini.

            10 menit telah berlalu kini aku dan Dina sudah sampai di sebuah tempat yang tak lain adalah taman.Pagi ini taman itu begitu ramai,dipenuhi pasangan yang sedang asyik dengan pasangan mereka masing-asing.”Ngapain sih kmu ajak aku kesini? Tanyaq,,”ya buat refreshing aja,siapa taw bsa ketemu cwo”,katanya.”Huhhhh dasar”, jawabq.”Tunggu bentar ya aku maw ke Toilet dulu”, kata Dina kepadaku.Aq Cuma ngagguk aja.Kuliat sebuah kursi panjang dipojok taman sambil menunggu Dina aku langsung duduk di kursi itu.”Hai boleh aku duduk disini”,kata seseorang yang wajahx begitu asing bagiq. Aku Cuma ngangguk ajah.”Aku Rangga,”katax sambil memperkenalkan diri.”Ouhh,aq Dianra,kataq.”Sendirian aja,temannya mana???tanyax padaq.”Lagi ke Toilet,jawabq.”Ouhh”,gumamnya.

            Dian pun muncul dari belakang,aku kaget karenanya.”Kenalin ini Rangga temen aq,kenalx bru tadi”,kataq pada Dian.”iya aq Dian,”..Eh qta pulang yukk aq bosan disini kataku pada Dian.Terus Rangga gimana???Kulihat Rangga Cuma tersenyum.Sesampainya di rumah kuceritakan kejadian pertama saat aku ketemu Rangga pada Dian.Ada getaran yang kurasa wowww.Rangga......ya dya adalah Rangga.Cowo yang mampu mencairkan hatiku yang beku selama inihahaha.Tapi aku takut mengungkapkannya,tapi ini kesempatan karena katanya tadi padaku dia juga tidak punya pacar.

            Waktu terus bergulir kulewati dengan sejuta harapan agar suatu saat dia taw perasaanku yang sebenarnya.Hubunganku dengan Rangga cukup dekat.Aku dan dia sering jalan bersama dya pun begitu perhatian padaku.Sampai tiba dimana aku merasakan sakit yang begitu dalam ternyata dia sudah punya pacar 2 minggu yang lalu.”Ahhhhhh sungguh menyakitkan sekaligus menyebalkan”,jeritq dalam hati.”Katanya kakak sudah punya pacar ya,”tanyaku pada Rangga.”ia ,knpa cemburu ya??”jawabnya.Aku hanya menggelengkan kepala, hatiq menangis.Kuceritakan kejadian tersebut pada Dina sahabtq.”Siapa suruh ga bilang ke Rangga kalau kamu suka dya dari dulu, tuh kan didahuluin sama org lain”.”Tapi selama ini dya Cuma nganggap aq sebagai ade’nya”,kataq smbil mengusap air mata.Dina berusaha menenangkanku,”ya sudahlah,nasi sudah jadi bubur, jadi sabar aja ya”,katanya sambil memelukku.

            Pagi datang menyapa kembali namun aroma kesegaran tak tmpak lagi di wajahq.Tiba-tiba hpq kembali bunyi tak kusangka itu telpon dari Rangga.Dya mengajakku ke toko buku.Aq pun menerima ajakannya,walaupun aq merasa disakiti olehnya tapi aq tak pernah membencinya dan aq akan selalu menyayanginya.Aq segera siap2 karena 5 menit lagi dya akan mnjemputq. Kudengar suara kendaraan berhenti didepan rumahq,kumenengok di jendela kamarq ternyata dya telah dtang telah datang.Bel rmhq berbunyi aq segera membuka pintu.Kulihat Rangga berdiri di depan pintu memakai jaket biru dan celana jeans dya begitu gagah pagi ini.”Gimana sdh siap”,?? Tanyax padaq.Aku hanya membalasx dengan senyum.

            “Oia tumben kau ngajak aq ke toko buku,memang pacarx kmu kemana??? Tanyaq pada Rangga.”Ga dya lagi sibuk,selama 1 minggu ini dya harus fokus sama mata kuliahnya”,jawabx padaq.Aq memaksa untuk membuat bibirq tersenyum padanya.Ah jika dipikir2 betapa sakitx hatiq padax.Setelah smpai di depan tokoh buku dya membukakan pintu mobil dan menarikku masuk ke tokoh buku itu.Tak berapa lama kemudian 2 cwe berpakaian seragam putih abu-abu datang menghampiriq dan Rangga.”Hay,ka Rangga apa kbar,ih kaka sombong nih,kata cewe yang diketahui bernama Sita itu.”Iya nih,oia kaka apa kbar??? Kata cewe yang satux bernama Irna.Iya baek2 aja ko,oia kenalin ini temen aq namax Dianra.Aq pun kenalan dengan ke 2 cewe itu.Kata Rangga dya itu temanx juga.

       Jalan seharian dengan Rangga tak membuat rasa sakit hatiq padax bisa berkurang,aq tak bisa membayangkan betapa beruntungx cwe yang mendapatkan Rangga itu.Dalam lamunan aq kaget ketika hp di meja berdering,no. Baru aq coba mrnjwab.Kudengar suara cwe,katax dya Irna, “ouh iya aq ingat cewe yang di tokoh buku tadi ”kataq padax.”iya ka,” kata Irna.”Kaka aq kaget banget ternyata kak Rangga sdh punya pcar ya,tanya Irna.”Iya dy sdh punya pcar skitar 3 mnggu yg llu,jawabq.”Yah aq telat donk kak,sebenarnya aq suka sama Ka Rangga,tuturx padaq. Aq bener2 kaget ternyata cwe ini juga suka sama Rangga,tp aq hanya mendengarkan curhatannya,kudengar suaranya begitu serak,yah serak karena tangisan dya menangis karena Rangga sudah punya pacar,aq hanya bisa menenangkannya padahal htiq juga begitu sakit saat tahu Rangga sudah punya pacar tapi aq berusaha menyembunyikan rasa sakit itu.Tapi lambat laun curhatan Irna juga sudah  bisa menerima kenyataan kalau ternyata Rangga itu juga sudah tunangan dengan pacarnya. Sungguh menyakitkan Aq dan Irna memang punya nasib yang sama.

            Sungguh menyakitkan Aq dan Irna memang punya nasib yang sama.Mncintai orang yang sama.ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttt,”jeritq dalam hati.Kuharap dya tak merasakan sakit seperti apa yang kurasa.Hari terus berganti hari,kulewati denga penuh warna. Aq percaya tak selamanya mendung itu berarti hujan.Rangga terlalu sulit untuk dilupakan meski hatinya telah dimiliki oleh Rika,cwe yang telah dipacarinya selama 1 bln lalu,dan sekarang sudah tunangan.

            Setiap kali bertemu dengan Rangga aq merasakan getaran yang begitu kuat,tatapannya begitu tajam.Dya hanya menyapaq dan berlalu menghampiri Rika yang sedang duduk di pojok taman.Taman ini adalah tempat dimana aq bertemu dy pertama kali.Kuputuskan untuk meninggalkan taman itu.Tapi hujan tiba-tiba mengguyur akhirnya aq mencari tempat untuk berteduh.Beberapa menit kemudian mobil berhenti tepat didepanq yahh aq kenal sekali mobil itu,itu mobil Rangga.”Maw plng yah,sini aq antar,”katax dr dalam mobil.Aq hanya menggelengkan kepala.Ayolah kebetulan Rika juga sudah aq antar ko,yukk naik.Ga ahh pulang aja dulu,makasih tawarannya,kataq menolak.Mobilnya pun berlalu.

            Kutinggalkan tempat itu walaupun hujan mengguyur begitu derasnya.Nasibq sialll ahhhhhhhhh.Yang kuingat mobil truk mncul dihadapanq,,parahhh sakitnya mnta ampun.

            @@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

            Syukurlah kau sdh sadar,2 hari kau tak siuman,”kata ibuku sambil membelai rambutq.Ternyata Dian dan Irna juga datang menjengukq.Irna memegang tanganq erat smbil menangis.Ka2 gpp kan,tanyax padaq.Aq blm bisa berkata apa2,keplaq sungguh sakit.”Dian ,aq khawatir taw ga sama kamu,,,kata Dina yg duduk di sampingq.

            Kata dokter keadaanq sudah membaik dan hari ini aq sudah bisa pulang,akhirnya aq bisa menginjakkan kaki juga di kamarq lagi,aq kangen sama kamarq.Bel berbunyi kudengar ibuq memanggil dari bawah katax Rangga datang.Ahh kenpa dya mesti datang mnjengukq,bukankah dya harus mengurus rencana pernikahannya.Aq pun menuruni tangga satu per satu.Kuliat wajahnya begitu segar.Sungguh beruntungnya Rika itu,kataq dalam hati.”Hai ko melamun,udh smbuh,”katax padaq.”Seperti yang kamu liat,Kataq.Sorry ya aq ga bsa jenguk kamu di rumah sakit,soalnya........,,.Kupotong pembicaraannya.”Ia aq ngrti ko,lg sibuk ngurusin pernikahan kamu kan,aq gpp ko”,kataq padax.Dya hanya diam.Y udalah klu emang kamu sibuk pula ng aja urusin tuh tunangan kmu,ga usah jenguk aq lagi.Aq tak sadar apa yang kukatakan padax.Aq berlari menuju kamarq.Aq ga taw apa yang terjadi pada diriku sekarang.

            Dya terlalu sulit untuk dilupakan.Kamu emang bodoh kenapa ga bilang dari dulu klu suka sama dy,kata Dina.Ya kan malu gimana sih kamu,balasq.Hmmm itu mah DL.Yeeee bukanx prihatin sama aq.”Huuhh makanya kayak Irna tuh dya udah bilang ke Rangga klu dya suka sma Rangga,kata Dina.Masa sih??? Ahh aq keduluan donk,jawabq.Yaiyalah.

            Hari ini aq katakan pada Rangga klu aq sangat mencintainya aq gapeduli Rika marah sama aq daripada sakit hati terusss.Kutemui Rangga di kantin kebetulan hari ini dy ga  ada kuliah.Kukatakan padnya tentang semua perasaanq dan dya hanya mengatakan hatiq sudah ada yang punya,Dian aq hanya menganggapmu adik aq.Ohhh,,aq hanya mengangguk,aq merasa lega dengan  apa yg telah kukatakan tapi hatiq terasa tersayat mendengar jawabannya.Biarlah kuterima dg lapang dada,kepedihan yg kualami membuatq belajar untuk menjadi lebih sabar.Akan ku doakan dy akan bahagia dengan Rika tunangannya.

            Baru  dua minggu berlalu aku telah mendengar kabar bahwa Rangga malah putus dengan si Rika.Aku heran ko bisa padahal Rangga sangat membangga-banggakan si Rika itu.Ya baguslah kalo sudah putus,kataku dalam hati.Biarinlah Rangga sudah berlalu juga tp jujur aq belum bisa melupakannya.Pagi ini aq ketemu sama Rangga di kantin dya menyapaku dg senyumnya.Huhh senyumnya masih hangat kayak dulu.Aq kaget tiba2 dya nyatakan cinta padaq,tapi giliran aq yg menolaknya pikir.ku Rasa itu terlambat kau sadari,kenapa baru sekarang dia mengatakan itu pada.ku. 
       Kenapa baru sekarang ngomongnya ???? mengapa tidak sekarang aq sudahpunya  seorang cowo yang bernama Arlan.Dya lah orang yang mengobati lukaku selama ini dan aq akan berusaha untuk mencintai Arlan sepenuh hatiq dan belajar untuk melupakan seseorang yang bernama Rangga.


                                                    arinifitriyanad.blogspot.com



                                                                                                                                      ‎31 ‎Januari ‎2012,                                                                                                                                            ‏‎18:44:14
                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Semata Wayang
                

KEMENANGAN HATI

Kemenangan Hati

Dua minggu telah berlalu,terlalu banyak kenangan yang terukir selama liburan ini.Kini saatnya untuk mmbagi pengalaman dan sling melepaskan rindu pada sahabat2.Begitu pula yg dilakukan oleh ke tiga sahabat ini yaitu Dira,Rizil,dan Tari.Mereka menikmati  kebersamaan di taman sekolah ditemani kicauan burung di pagi hari yang bgitu sjuk.”Eh denger2 ada sswa bru loh di klas kita,”celetuk rizil.Ah msa sih, siapa orngnya? tanya Tari.Ga taw jg sih tp katanya cowok dr Bandung loh,kata Rizil.
            Tak terasa bel tanda masuk tlah berbunyi,smua sswa berhmburan msk klsnya msing2.Bu Nila yg mengajar jam prtma di kls XII.IA 5 memasuki ruang kelas  bersama seorang sswa cowok yg memakai jaket biru.”Anak2 kenalkan ini teman bru kalian nmanya rifky dia pndahan dari Bandung mudah2han kalian bsa mnjadi tman yg baik buat Rifky ya,”kata bu Nila yg mmperkenalkan Rifky.Iya bu,,,,,jwab sswa serentak.Kebetulan tari duduk sndiri maka Rifky pun dipersilakan untuk duduk di samping Tari.
            Hari demi hari berganti,ketiga sahabat itu makin akrab dengan Rifky,mereka pun sring menghabiskan wktu berempat jika sedang ada kesempatan wlau Cuma sekedar jalan2 di mall.Tapi yang paling deket dengan rifky adalah Dira.Mungkin karena rumah mereka searah jadinya sering pulang bareng.”dir kamu ada waktu gag besok kita jalan yuk ke pantai,ajak Rifky.”Emm liat besok aja yah soalnya capek nih abis les piano trus bsk jga aku ada ekskul PMR so ntar liat bsk ajah yaw,:ucap Dira.
            Titttttt.....hp Dira bunyi,,,”eh jdi jln gag hr ini??? Trnyata itu pesan dr Rifjy,”,jadi donk” bls dira.”Eh prend aku plng duluan ya soalnya si Rifky ngajakin aku jln nih”,kata dira pd shbat2nya.Okeyyy,bls Rizil dan Tari.Matahari hmpir tak menampakkan sinarnya maka Dira dan Rifky pun bergegas meninggalkan pantai yg begitu indah itu.Seharian wktu tlah mereka lalui dg keceriaan yg tak mngkin trlupakan.
            Kantin adalah tempat favorit ketiga sahabat ini untuk ngumpul bareng,saking akrabnya smpe2 pnjaga kantin mnjuluki mreka tiga serangkai,tp kini ada satu lg cwok yg ikutan gabung siapa lg klu bkan rifky.Sebenarnya banyak yg iri sama ketiga shbat ini krn kok bsa ya mreka bsa deket sm si rifky,,,hmm bisa donk.Maklumlah Rifky itu cwok pindahan yg tampangnya kece so pstilah banyak yg suka.Gmana gak orgnya itu ga sombong,murah senyum lagi,pokoknya keren dah.
            “Tapi sayang seribu sayang ternyata eh ternyata itu si rifky mah sdh punya pacarrrr,”kata  Dira.What??? apa????,ucap Rizil dan Tari.Iya bener dy sndiri yg blang sama aku klu dya itu punya pacar di Bandung namanya Bunga,”terang Dira.Ow,, tp gpp jga kali dy punya pacar,trus apa hubungannya sm kita,kata Rizil.Ya jelas adalah hubungannya,klu boleh jujur ni ye aku tuh sebenarnya suka sm si Rifky itu.”tutur Dira.Ih wow,,termyata kmu jatuh hati ya sama Rifky,hahay ada yg patah hati nih,celetuk Tari.Ya gitu deh,jawab Dira lemas.
            Semenjak Dira mengetahui Rifky sdh punya pacar dia terlihat enggan bertemu dengan Rifky,liat mukanya aja dia gag berani.Kesel kali ya Rifky punya pacar.Emm salah gag sih klu kita suka sm pcr orng?? Tanya Dira.Enggaklah kan wajar atuh neng heheheheh,jawab tari.gue doain si Bunga itu cepat putus sama Rifky.Ih jahat banget sih lu Dir,,kata Rizil.Rifky pun heran kenapa sikap Dira berubah semenjak dia pernah menceritakan tentang Bunga kepadanya.
            Hati Dira tambah kesel alias sakit kali ya ketika Bunga ikutan pindah ke SMA Nusa Bangsa ,alasanya karena papanya Bunga itu pindah tugas juga jdnya ikutan pndah juga.Tapi kenapa mesti satu sekolah dengan Dira.Mungkin karena Bunga ingin lebih dekat dengan Rifky.Semenjak Bunga pindah di sekolah itu rifky sdh jrang ngumpul dengan Dira dan 2 shabatnya itu.Dia lbih suka jalan dengan Bunga.Itulah yg mmbuat hati Dira tambah sakit ngeliatnya.
                        ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
            Hari seni pagi,seperti biasa upacara bendera dilaksanakan.Brukkkk  tiba2 seorang siswa perempuan lngsung pngsan ditengah barisan.Ternyata dia itu Dira,siswa2 yg didekatnya lngsung panik.Dengan refleks Rifky langsung membopong Dira ke UKS.Upacara pun tetap dilanjutkan.Hampir 5 menit Dira tak sadarkan diri.Ternyata Bunga yang melihat kejadian tadi merasa envy saat Rifky menngendong Dira.Alhasil Rifky dan Bunga bertengkar.”Kenapa jg mesti cmburu dya kan cma temen aku,”kata Rifky.”Iya dia temen kamu tp knpa mesti kamu yg bawa dia ke UKS,pake acar  gendong sgala lgi kan masih banyak temen yang laen,”kata Bunga kesal.”Kmu tuh yah dari dlu sikap gag pernah berubah,gag prnh care sm teman sniri,Dira itu kan teman kamu sndiri,”bentak Rifky.Oh jadi kamu belain dya ya udah kmu pacaran ajah sna sm dira,aku capek sma kmu,lo gua end,,, kata bunga tmbah naek darah.Okey ga masalah,aku kcewa sm kamu Bunga hr ini juga kita end,ngerti kamu,,,kata Rifky.Semenjak hari itu Rifky dan bunga gg ada hubungan apa2 lagi.
            Sementara itu di ruang UKS,Dira sdh sadarkan diri,hatinya agak sedikit senang mendengar crita bahwa yg nolongin dy a itu ternyata si Rifky,hahay.Rifky pun datang menghampiri Dira yg berbaring di UKS.Rifky mnceritakan semua kejadian bahwa dya sdh ptus sama Bunga.Dira pun mnta maaf krn mersa gara2 dya rifky jd putus sm pcrnya tp ada seneng ya juga sih dy pngsan hehehe.Dira agaknya senang dg kabar itu htinya agak lega mndengar klu rifky sdh putus dengan  Bunga.
            Sejak putus dg bunga mka hubungan Dira dengan Rifky kmbli hangat seperti dlu lyaknya seorang shbt yg bgitu hangat.Waktu berlalu terlalu cepat Dira merasakan getaran yang bgitu kuat tiap kali brtemu dg Rifky.Akhirnya dya pun memberanikan diri untuk menyatakan cintanya kepada Rifky.Tanpa disangka Rifky pun mempunyai rasa  yg sama Dira pun sangat sengat karena perjuangannya selama ini untuk mendapatkan cintanya tdk sia-sia.
                                            
                                                    brasanda.wordpress.com

                                                                                                                                                                                                                         Semata Wayang

Semata Wayang

SISTEM PEMBELAJARAN

SISTEM PEMBELAJARAN A.     Pengertian dan Kegunaan Sistem Sistem adalah satu kesatuan komponen yang satu sama lain saling berkaitan dan...